Simak 7 Hal Menarik Seputar Pembuat Game Mobile Legend, Moonton, Berikut Ini:

Siapa yang tidak kenal ML alias Mobile Legend. Dulu sempat penasaran seperti apa permainannya hingga banyak orang tergila-gila. Menilik dari beberapa rekomendasi, ternyata ML sangat seru dimainkan. Ketenaran game ini turut serta membawa sang pengembang yang berjasa di balik layar kesuksesan Mobile Legend. Tanpa disangka ternyata muncul beberapa fakta unik dari si pembuat Mobile Legend.

Simak 7 Hal Menarik Seputar Pembuat Game Mobile Legend, Moonton, Berikut Ini:

Mobile Legend hadir sebagai permainan moba cukup populer dengan jumlah jutaan ribu player di seluruh dunia. Sebagai game populer, semua seluk beluk dalam permainannya tak luput dari pandangan mata dunia. Tidak sedikit ingin mencari tahu perihal pembuat game Mobile Legend yaitu Moonton. Mari lihat deretan fakta menarik Moonton, si pembuat Mobile Legend:

1. Moonton Mengubah Logo Baru Perusahaannya

Disadari ataupun tidak, Moonton telah mengubah logo baru perusahaan tepatnya pada Oktober 2018 lalu. Eksistensi pengembang gaming ini semakin terjamah berkat penggantian logo yang dinilai lebih fresh serta terlihat modern dari sebelumnya. Sebagai perusahaan besar, tentu bukan hal remeh kala bicara mengenai logo perusahaan.

Pasalnya, logo dipercaya memperkuat kredibilitas sebuah perusahaan serta menjadi identitas yang akan mudah diingat orang. inilah yang juga menjadi upaya Moonton, si pembuat game Mobile Legend untuk menunjukkan impresi barunya.

2. Mobile Legend Bukanlah Sepenuhnya Buatan Moonton

Meski populer sebagai pembuat game Mobile Legend, nyatanya tidak mampu membuat Developer ini benar-benar berpredikat sebagai pencipta sepenuhnya. Moonton berkongsi dengan pengembang lain yakni Tencent dalam membuat permainan tersebut. Hal ini juga dibuktikan dengan pembelian lisensi engine melalui pihak developer Tencent.

Mobile Legend mempunyai engine serupa pada permainan seperti Arena Of Valor yang juga dirilis dalam skala besar besutan Tencent. Kedua permainan tersebut bisa disebut saling berkaitan sebab mempunyai engine sama. Jadi sobat gamer tidak perlu heran jika keduanya memiliki beberapa kesamaan.

3. Tidak Memiliki Situs Resmi Perusahaan

Mungkin hal ini terlihat sedikit aneh, tapi memang itulah yang terjadi pada perusahaan populer sekelas Moonton. Meski kepopuleran developer ini tidak perlu diragukan lagi, nyatanya Moonton tidak memiliki situs web resmi perusahaan. Website umumnya digunakan untuk meningkatkan citra sebuah badan usaha.

Namun hal ini mungkin tidak berlaku bagi Moonton. Pecinta gamer tidak akan mendapatkan lebih banyak informasi mendalam mengenai Moonton sendiri. Dari beberapa hal yang berkaitan, bisa disimpulkan jika developer besar seperti Moonton tidak begitu menganggap penting adanya sebuah situs web.

4. Sering Bermasalah dan Menimbulkan Kontroversi Mengenai Hak Cipta

Beberapa masalah pernah terjadi dalam internal maupun eksternal Moonton. Seperti salah satunya yakni perselisihan dengan developer lain yakni Riot Games. Riot merupakan pengembang gaming cukup besar dan juga sebagai pencipta permainan League Of Legends / LOL. Perselisihan ini berkaitan dengan hak cipta.

Pihak dari Riot Games memaksa agar pembuat game Mobile Legend ini sanggup menyisihkan keberadaan Mobile Legend versi sebelumnya yakni 5 vs 5 pada platform Play Store. Hal ini sempat dituruti oleh pihak Moonton dengan menghapus permainan tersebut. Namun tidak berselang lama, developer asal China kembali merilis permainan serupa hanya merubah namanya saja, yaitu Mobile Legend : Bang Bang.

Perbuatan Moonton ini tidak bisa diterima, sehingga pihak Riot kembali memberikan dakwaan, namun kali ini menggandeng rekan developernya yakni Tencent dengan sangkaan “Plagiarisme”. Hingga pada akhirnya tuntutan kedua pengembang tersebut dimenangkan pengadilan. Dengan sangat terpaksa, Moonton harus membayar denda ganti rugi hingga 19, 4 juta Yuan atau setara Rp41 Miliar.

5. Moonton Menciptakan Sebuah Game Moba dengan Hero Terbanyak

Berapa hero yang ada di Mobile Legend? Pertanyaan ini bisa dijawab jika sobat adalah pecinta permainannya. Sebagai pembuat game Mobile Legend, Moonton berinovasi menghadirkan permainan yang bisa dibilang sebagai game dengan jumlah hero terbanyak.

Sebut saja saat ini ada setidaknya 53 karakter hero yang disediakan. Semua karakter tersebut dibagi menjadi beberapa tipe. Seperti Tank, Fighter, Assassin, Mage, Marksman, dan Support. Masing-masing karakter tersebut memiliki skill bertarung berbeda-beda. Kalo untuk sobat, mana yang sering dimainkan?

6. Merilis Mobile Legend Lebih Dahulu untuk OS dibanding untuk iOS

Mobile Legend pada OS Android yang merupakan server untuk Tiongkok serta Indonesia rilis lebih dulu ketimbang untuk iOS yakni pada Juli 2016. Sedangkan untuk iOS yang merupakan server global dirilis pada November 2016. Kebanyakan pengembang merilis permainannya di versi iOS terlebih dahulu. Namun hal ini sekiranya tidak berlaku untuk pembuat game Mobile Legend, Moonton.

Baca juga: Begini Cara Mendapatkan Musuh Bot di Free Fire agar Dapat Dijadikan Latihan Tempur di Medan Perang

7. Masuk dalam Jajaran Developer Gaming Terkaya Dunia

Larisnya permainan Mobile Legend : Bang Bang membuat pengembangnya meraup keuntungan yang tidak sedikit. Meski sempat diterpa beberapa masalah mengenai hak cipta dan plagiarisme, nyatanya Moonton masih tetap eksis hingga kini. Hal ini tentu berdampak pada pendiri Moonton yakni Xu Zhen Hua yang masuk jajaran “Rich People” dunia.

Bayangkan dari satu permainan ini saja Moonton mampu meraup hingga 200 juta Dollar Amerika. Perolehan ini diperkirakan akan terus meningkat seiring bertambahnya pengguna game di seluruh dunia. Moonton sendiri sebenarnya didirikan bersama satu rekannya yakni Justin Yuan.

Setiap pengembang memiliki karakteristik tersendiri. Hal serupa juga berlaku untuk pembuat game Mobile Legend, Moonton. Tidak banyak yang bisa diulik dari perusahaan pengembang game satu ini. Namun setidaknya beberapa hal menarik di atas cukup untuk menggambarkan bahwa Moonton cukup unik jika dibandingkan dengan developer lainnya.

You May Also Like

About the Author: Dian Damian